Bagaimana Teknik Melakukan Riset Keyword ?


Pertanyaan pada judul di atas sering kita dengar saat ada pembahasan mengenai SEO, banyak orang berpikiran bahwa keyword memegang peranan penting dalam sebuah artikel yang nantinya akan menaikkan performa halaman website pada hasil query pencarian di mesin pencari khususnya yang dibahas di sini adalah Google.

Sebelumnya saya akan membahas dahulu mengenai penting atau tidaknya sebuah riset keyword dilakukan.
Masalah penting atau tidak, perlu atau tidak melakukan Riset Keyword dikembalikan pada penulis artikel atau praktisi SEO itu sendiri, bila dirasa perlu boleh dilakukan, bila tidak juga tidak perlu dilakukan karena dengan atau tanpa riset keyword SEO tetap berjalan asalkan website kita sudah terindex. Meskipun demikian banyak sekali praktisi SEO yang melakukan kesalahan dalam melakukan riset keyword.

Lalu bagaimana cara atau teknik yang efektif untuk melakukan riset keyword ?

Kesalahan yang dilakukan saat riset keyword adalah mereka melakukan riset keyword sebelum menulis artikel. Mengapa ini adalah kesalahan ?

Bila kita tidak mengetahui bagaimana performa halaman website kita dengan keyword tersebut bagaimana kita akan menganalisa? berdasarkan patokan ukuran apa kita menganalisa ? sehingga ujung-ujungnya kita hanya menganalisa mengenai artikel pesaing kita dan membuang waktu membandingkan keyword para pesaing kita dimana keyword tersebut belum jelas performanya dalam artikel kita dan akhirnya kita membuang lebih banyak waktu, mungkin berjam-jam atau berhari-hari hanya untuk menulis sebuah artikel yang selesai dalam waktu kurang dari 10 menit.

Lakukanlah riset keyword setelah menulis artikel.

Fokuslah pada membangun konten, terutama bila konten tersebut berupa artikel. Jangan pikirkan mengenai keyword, tulis saja apa yang ingin disampaikan pada artikel tersebut. Setelah artikel dipublikasikan dan terindex oleh mesin pencari, seiring dengan berjalannya waktu artikel kita akan menerima impresi atau muncul dalam hasil query pencarian. Untuk mengetahui hal ini, kita bisa menggunakan fasilitas Google Webmaster Tools yang sudah disediakan oleh Google.

Pada bagian Search Analytics kita akan menemui query pencarian serta pada posisi berapa halaman website yang berisi artikel kita muncul pada hasil pencarian. Di sini kita baru melakukan riset keyword, yang lebih tepatnya riset query pencarian.

Misalnya :
Kita menulis sebuah artikel yang membahas mengenai laba-laba taman Orb spider, kemudian pada Search Analytics kita menemui ada satu impresi tanpa klik (CTR) menuju website kita, dan di situ tertulis website kita berada pada posisi 23 (halaman 3 Google).
Query pencariannya adalah : “jenis laba-laba taman”
Halaman website kita muncul dalam query pencarian karena mengandung kata kunci laba-laba taman, tetapi kita tidak membahas mengenai jenis laba-laba taman, di sini penulis akan mengambil keputusan :

  1. Merevisi artikelnya dan menambahkan pembahasan mengenai jenis laba-laba taman
  2. Membuat halaman baru atau post baru yang membahas mengenai jebis laba-laba taman

Dengan pertimbangan bahwa :
Merevisi artikel akan mendongkrak performa secara spesifik halaman website tersebut pada hasil query mesin pencari, sementara membuat halaman atau post baru akan menambah kekayaan konten sebuah website dan kemungkinan halaman website tersebut akan memiliki performa yang lebih baik dari artikel yang lama dengan keuntungan bahwa pada artikel baru bisa kita beri link menuju artikel lama (karena fokus pembahasannya berbeda tetapi masih dalam satu topik pembahasan yang lebih luas, yaitu laba-laba taman) sehingga ada kemungkinan mendapatkan traffic tambahan dari internal link dan juga kemungkinan pendapatan tambahan income dari iklan.

Pada kasus di atas riset keyword hanya berlangsung tidak lebih dari 5 menit dan penulis bisa lebih fokus dan tidak membuang banyak waktu pada content building. Dengan melakukan riset keyword setelah menulis artikel kita bisa mengetahui dengan jelas bagaimana performa artikel kita pada mesin pencari, kita juga bisa mengetahui dengan jelas bagaimana pengguna berinteraksi dengan mesin pencari melalui query input yang menentukan performa artikel kita, sehingga riset keyword bisa dilakukan dengan lebih efektif dan dalam waktu singkat hanya dengan melihat artikel atau halaman website kita sendiri sebagai patokan, tidak perlu menganalisa dengan meraba-raba konten website lain.


Dipublikasikan oleh theangelwing dalam kategori SEO pada tanggal Apr 19, 2016
Tags : ,


www.000webhost.com