Berbagai Jenis Iklan Yang Mengganggu


Iklan adalah salah satu sumber penghasilan bagi para penyedia konten baik itu online maupun offline. Kemudahan menggunakan iklan terutama pada media-media online ini terkadang dimanfaatkan untuk meraup keuntungan sebanyak-banyaknya dengan memasang banyak sekali iklan dengan berbagai format. Perlu diketahui bahwa penempatan dan penggunaan jenis iklan tertentu bisa mengganggu pengunjung situs tersebut dan berujung pada berkurangnya pengunjung atau meningkatnya bounce rate.

Pada awal tahun 2017 Google menghukum situs-situs yang memasang iklan secara berlebihan atau menggunakan iklan-iklan yang intrusif atau mengganggu dengan menurunkan posisinya pada hasil pencarian (baca : Awal 2017 Iklan Akan Menentukan SEO), hal ini dilakukan untuk kenyamanan pengguna supaya dapat mendapatkan informasi yang mereka butuhkan sengan cepat dan nyaman.

Berikut adalah beberapa jenis iklan yang perlu dihindari penggunaannya dengan pertimbangan bahwa jenis iklan ini mengganggu pengunjung untuk mendapatkan informasi yang mereka butuhkan.

Iklan Interstitial

Iklan jenis ini adalah iklan yang muncul sebagai sebuah layer pada halaman utama yang posisinya berada di atas menutupi konten. Iklan seperti ini biasanya muncul berdasarkan aksi (klik) atau menggunakan timer dimana iklan akan muncul bila halaman tersebut dibuka dalam waktu yang ditentukan oleh kode iklan. Iklan jenis ini biasanya memberikan revenue yang tinggi tetapi sangat mengganggu.

Pre-loader

Pre-loader adalah iklan yang muncul sebelum halaman yang dituju dimuat. Iklan seperti ini biasanya satu halaman penuh dan menggunakan semacam redirect script dimana pengunjung akan diarahkan ke halaman iklan sebelum kemudian diarahkan kembali ke halaman situs yang dituju. Iklan-iklan seperti ini biasanya disediakan oleh ad-network yang menyediakan fasilitas memperpendek link.

Floating Banner Berukuran Besar

Floating banner adalah salah satu bentuk iklan yang paling diminati. Posisinya yang tetap berada di salah satu bagian layar meskipun halaman di “scroll” atau digeser membuat iklan jenis ini selalu tampak tampil di layar. Bila iklan jenis ini menggunakan ukuran yang besar hingga 30% dari tinggi layar atau lebih, tentunya sangat mengganggu karena ruang baca sebuah halaman situs akan berkurang secara drastis.

Bila anda memutuskan untuk menggunakan iklan jenis ini pastikan ukurannya tidak menutupi lebih dari 30% layar.

Pop Up / Pop Under

Iklan pop up atau pop under adalah iklan yang membuka jendela baru untuk menampilkan halaman situs yang diiklankan baik itu di atas jendela utama atau di bawa jendela utama. Karena membuka jendela baru maka selain mengganggu konsentrasi juga memakan lebih banyak memory untuk memuat konten iklan bahkan kemungkinan menyebabkan proses memuat konten utama menjadi melambat.

Video dan Audio Creative Content

Iklan yang tiba-tiba memainkan video terutama dengan audio juga bisa mengalihkan perhatian pengguna dari mendapatkan informasi utama yang mereka cari, selain itu memuat video dengan audio juga membutuhkan bandwidth ekstra dan sangat tidak disukai bagi mereka yang membuka situs melalui perangkat mobile dengan paket kuota data internet yang terbatas.

Jangan memasang iklan berlebihan

Selain beberapa jenis iklan di atas, penempatan iklan yang tidak tepat juga bisa membuat pengunjung situs terganggu. Misalnya memasang iklan yang terlalu banyak pada bagian atas atau header situs sehingga lebih dari 50% konten above the fold (konten yang bisa dilihat tanpa melakukan aktifitas scrolling) dipenuhi oleh banyak iklan.

Selain mempengaruhi SEO situs kita, memasang iklan yang berlebihan maupun memasang iklan dengan format yang intrusif atau mengganggu membuat situs dijauhi oleh pengunjung dan dibanjiri bounce traffic. Pastikan kita menempatkan iklan dengan format dan posisi yang tidak mengganggu aktifitas pengunjung situs dan membuat situs kita tetap rapi dan tampak profesional.


Dipublikasikan oleh theangelwing dalam kategori Blogging, SEO, Website pada tanggal Aug 24, 2017
Tags : ,