Bisakah Manusia Hidup Di Planet Dengan Kehidupan Di Luar Bumi ?


Seandainya … Kita sudah benar-benar menemukan planet yang mirip seperti Bumi, dan kita sudah mempunyai teknologi untuk pergi ke sana. Dengan komposisi udara sebagian besar adalah oksigen yang kita perlukan untuk bernafas, dipenuhi dengan berbagai hewan dan tumbuhan dengan ekosistem yang stabil, terdapat air, fluktuasi temperatur yang mirip dengan Bumi sehingga sesuai bagi manusia. Bisakah kita, manusia, hidup di sana ?

Ternyata, menemukan tempat tinggal kedua bagi spesies kita tidak semudah yang kita bayangkan dengan berbagai pertimbangan, terutama bila di planet tersebut sudah ada penghuninya.

Mikroorganisme mematikan

Bila kita menemukan sebuah planet dengan kehidupan kompleks, tentunya bisa dipastikan juga ada kehidupan mikro terutama bakteri dan kemungkinan juga virus. Di bumi saja, di udara yang setiap hari kita hirup ada ribuan bahkan jutaan mikroorganisme yang ikut terhirup, akan tetapi mikroorganisme ini tidak memiliki efek apapun pada kita karena manusia mempunya sistem kekebalan tersendiri terhadap mikroorganisme yang sudah lama dikenal sejak sebelum masa evolusi. Dalam artian, makhluk hidup kompleks saat ini, termasuk manusia, sebenarnya telah tumbuh dan berkembang bersama-sama dengan perkembangan mikroorganisme ini.

Zat-zat kimia yang diproduksi oleh mikroorganisme ini, misalnya bakteri, bisa diidentifikasi strukturnya oleh sistem kekebalan tubuh dan tubuh melakukan langkah antisipasi terhadap infeksi bakteri ini, biasanya yang umum dirasakan oleh tubuh ketika melawan bakteri ini adalah demam. Beberapa indikasi lainnya adalah batuk, dimana sistem tubuh akan berusaha mengeluarkan bakteri atau virus melalui paru-paru dan cairan tubuh yang ikut keluar ketika batuk, keringat dingin, serta reaksi tubuh lainnya.

Bila kita datang ke sebuah planet, terutama yang memiliki bentuk kehidupan yang berbeda dengan di bumi, baik itu tumbuhan maupun hewannya, tentunya ada kemungkinan bahwa makhluk-makhluk ini berevolusi dari hewan bersel satu yang berbeda struktur dan proses evolusinya dengan yang ada di bumi, sehingga kemungkinan besar mikroorganisme yang terkandung dalam udara, air maupun tempat lain di planet ini tidak bisa dikenali oleh sistem pertahanan tubuh sehingga bakteri yang tidak berbahaya bagi makhluk hidup planet itu bisa menjadi bakteri yang mematikan bagi manusia.

Contoh nyata di planet kita

Dalam sebuah acara reality show Korea Selatan, Law Of The Jungle, beberapa tahun lalu sekelompok orang mengunjungi wilayah yang dilindungi (kawasan konservasi), dimana di wilayah itu tinggal suku asli hutan Amazon, sebelum memasuki kawasan konservasi, para pengunjung harus melakukan pemeriksaan untuk memastikan mereka tidak dalam kondisi sakit. Hal ini dilakukan sebagai langkah antisipasi penyebaran penyakit.

Karena penduduk asli dan manusia modern memiliki sistem kekebalan tubuh yang berbeda, maka bakteri atau virus yang hanya menyebabkan demam atau batuk ringan bisa saja membuat para penduduk asli sakit parah bahkan mungkin bisa mengancam nyawa.

Contoh lain adalah ketika kita mengunjungi Kepulauan di Galapagos, dalam perjalanan kita harus memastikan kondisi kita tidak sedang sakit, dan tidak membawa kotoran dari tempat lain, termasuk tanah atau lumpur yang menempel di sepatu harus dibersihkan. Ketika sampai di lokasi pun kita dilarang untuk menyentuh sebagian besar hewan-hewan jinak maupun liar yang berada di sana untuk menghindari transmisi bakteri dan penyakit yang berpotensi merusak keseimbangan ekosistem.

Apa jadinya bila kita membuka pakaian bertekanan kita di planet tersebut dan mencoba menghirup udara secara langsung ?

Seperti yang saya katakan tadi bahwa bisa dipastikan ada ribuan atau jutaan mikroorganisme yang tidak dikenali oleh sistem kekebalan tubuh yang masuk ke tubuh kita, atau menempel pada kulit ketika kita bernafas, minum, makan dan menyentuh sesuatu. Sehingga kita akan terinfeksi oleh mikroorganisme ini dan kemungkinan hasilnya akan mematikan dengan proses yang cepat maupun lambat.

Tidak hanya manusia yang terkontaminasi. Perlu diketahui bahwa ada kemungkinan kita juga membawa banyak mikroorganisme dari bumi yang tidak dikenali oleh sistem kekebalan tubuh makhluk hidup yang tinggal di planet tersebut, hasilnya, kita juga mengkontaminasi kehidupan di planet tersebut dengan bakteri yang mematikan bagi kehidupan lokal.

Kemungkinan yang terjadi :

Mengadakan kontak langsung dengan alam sebuah planet asing, akan ada kemungkinan bahwa manusia akan mengganggu keseimbangan ekosistem yang sudah terbangun stabil secara alami melalui jutaan tahun evolusi dan manusia tidak bisa beradaptasi dengan ekosistem lokal karena banyak terdapat mikroorganisme mematikan yang tidak dikenali oleh sistem kekebalan tubuh. Kemungkinan terburuk adalah adanya kontak langsung antara manusia dan ekosistem asing di sebuah planet dengan kehidupan bisa menyebabkan kepunahan bagi organisme dan makhluk hidup tertentu di sekitar daerah yang terkontaminasi dengan kehadiran kita.

Ternyata hanya karena ada air dan oksigen saja bukan berarti planet itu bisa ditinggali oleh manusia.


Dipublikasikan oleh theangelwing dalam kategori Science pada tanggal Apr 06, 2017
Tags : , , ,