Fenomena Matahari Dan Atmosfer : Mirage Sunset


Tidak banyak yang mengetahui mengenai fenomena mirage sunset ini, fenomena yang bernama “Mirage Sunset” ini adalah sebuah fenomena dimana dua atau lebih bayangan matahari terlihat ketika cahanya matahari saat posisinya rendah direfraksikan (dibelokkan) diantara lapisan-lapisan udara dengan temperatur yang berbeda.

contoh foto mirage sunset
Contoh Mirage sunset, foto oleh : Mila Zinkova

Biasanya temperatur udara turun secara bertahap bersamaan dengan bertambahnya ketinggian. Hal yang sering kita lihat kemudian adalah matahari yang sedikit pipih. Mirage memerlukan variasi temperatur yang lebih banyak.

Beberapa contoh Mirage

Inferior Mirage

Inferior mirage adalah salah satu mirage yang paling umum dan sering terlihat khususnya bagi mereka yang tinggal di dekat pantai. Inferior ini terjadi ketika permukaan bumi atau permukaan laut menciptakan lapisan udara panas dengan ketebalan yang rendah. Pada inferior mirage ini seakan-akan terlihat ada matahari yang sedang terbit dan bertemu dengan matahari yang sedang tenggelam.

inferior mirage, omega phase
inferior mirage fase omega (foto oleh : Mila Zinkova)


Green Flash

Green Flash adalah fenomena optik yang terjadi karena refraksi cahaya di atmosfer. Peristiwa ini bergantung pada mirage untuk menggandakan perbedaan pada refraksi antara cahaya merah dan hijau sehingga fenomena ini tidak akan terjadi tanpa didahului mirage. Fenomena ini terjadi ketika tiba-tiba terjadi aliran udara hangat di atas laut yang kemudian naik dan berubah dengan cepat sesuai dengan ketinggiannya. Supaya fenomenia ini terlihat harus terdapat lapisan udara hangat di bagian bawah.

foto green flash di atas mock mirage
Green Flash di atas Mock Mirage (foto oleh : Mila Zinkova)


Mock Mirage

Mock mirage lebih kompleks daripada inferior mirage, kalau dalam inferior mirage hanya terbentuk dua obyek (benda asli dan satu bayangan) sementara dalam mock mirage ini terdapat lebih dari dua bayangan semu dimana bentuk bayangannya berubah secara konstan dan tidak bisa diperkirakan. Supaya efek ini terjadi udara yang lebih dingin harus “terjebak” dibawah pembalikan (inversion). Beberapa lapisan pembalikan menciptakan beberapa lapisan bentuk menyerupai “pancake”

foto mock mirage
mock mirage (foto oleh : Mila Zinkova)


Green Rim

Ketika astronomical object terbit atau terbenam (misalnya matahari, bulan atau bintang), cahaya yang dihasilkan merambat melalui atmosfer yang berkerja seperti prisma memisahkan cahaya menjadi beberapa warna. Warna dari bagian atas dari astronomical object bisa bervariasi antara hijau, biru atau ungu tergantung konsentrasi polutan saat cahayanya tersebar di sekitar volume atmosfer yang berubah-ubah. Bagian bawah astronomical object selalu berwarna merah.

Green rim sangatlah tipis dan sulit atau tidak mungkin dilihat dengan mata telanjang. Pada kondisi normalnya green rim dari sebuah astronomical object menjadi semakin redup ketika obyek tersebut sangat rendah di atas horizon, hal ini dikarenakan oleh memerahnya atmosfer, tetapi terkadang kondisinya tepat untuk dapat melihat green rim tepat di atas horizon. Terkadang green rim berubah menjadi green flash pada matahari yang sedang terbenam.

foto green rim pada permukaan matahari
green rim matahari saat terbenam di San Fransisco
(foto oleh : Mila Zinkova)


Mirage Palsu

Salah satu contoh mirage palsu ini adalah “the second sun” atau matahari kedua, fenomena ini biasanya terjadi saat seseorang mengambil foto matahari atau obyek-obyek terang lain seperti contoh foto di bawah ini.

fenomena optik matahari kedua atau mirage palsu
second sun (foto oleh : Mila Zinkova)

Fenomena ini sebenarnya adalah sebuah ilusi optik yang terjadi karena efek refleksi internal oleh lensa kamera dan bukan merupakan sebuah mirage meskipun sama-sama di refraksi dan di refleksikan.



Dipublikasikan oleh theangelwing dalam kategori Science pada tanggal May 20, 2016


www.000webhost.com