Minecraft: Memulai Bermain


Ketika saya bermain dalam server online Indonesia, saya masih sering menjumpai beberapa player pemula yang baru pertama kali memainkan permainan ini, sehingga mereka kebingungan untuk memulai permainan. Saya sarankan untuk membiasakan diri dengan Single Player dahulu kemudian baru bermain online, karena biasanya dalam permainan online, gameplay sudah banyak mengalami perubahan dari permainan yang sebenarnya karena penggunaan berbagai plugin dan addon. Berikut adalah sedikit hal yang perlu diketahui dan dilakukan ketika pertama kali bermain Minecraft Survival.

Selfie dengan tamed wolf

Ketika pertama kali bermain, kita akan “spawn” di tempat yang benar-benar random. Bila beruntung kita akan berada di tempat dengan resource melimpah. Permulaan permainan akan sulit bila kita spawn di tempat dengan sedikt resource, terutama di padang pasir (desert biome).

Mengumpulkan resource

Hal pertama yang perlu kita lakukan adalah mengumpulkan resource dasar terutama makanan dan kayu untuk membuat peralatan dasar pendukung.

Carilah pepohonan dan ambil kayunya menggunakan tangan. Kalau kalian berada di desert biome anda harus berjalan jauh untuk mencari kayu.

Tekan tombol E untuk membuka inventory dan masukkan kayu yang terkumpul ke dalam inventory crafting. Kayu akan diproses menjadi wood plank.

Berikutnya penuhi slot crafting inventory dengan wood plank (total 4 buah) untuk membuat crafting table yang nantinya akan kita gunakan untuk membuat peralatan survival dasar dengan resep seperti berikut ini :





Bila sudah jadi gunakan tools tersebut untuk mencari batu dan kayu dan membuat stone tools yang memiliki kualitas dan ketahanan lebih baik daripada wooden tools. Atau kita bisa hanya membuat wooden pickaxe saja kemudian langsung membuat stone tools yang memiliki durability lebih baik daripada wooden tools.

Resep stone tools sama seperti di atas, hanya saja woodplank diganti dengan cobblestone.

Cobblestone yang kita dapatkan juga kita gunakan untuk membuat furnace yang bisa kita gunakan untuk mengolah hasil tambang, batu termasuk juga untuk memasak makanan.

Penggunaan furnace ini memerlukan bahan bakar, bahan bakar yang efektif adalah coal (batu bara) yang bisa didapatkan dari menambang, atau charcoal (arang) yang bisa didapatkan dengan membakar wood (sebelum menjadi wood plank).

Bakarlah wood dengan woodplank untuk mendapatkan charcoal. 2 wood plank bisa digunakan untuk membakar 3 wood yang kemudian akan menjadi charcoal yang memiliki efektifitas pembakaran yang sama dengan coal dimana 1 coal/charcoal bisa digunakan untuk membakar 8 buah block yang bisa diproses (termasuk makanan).

Bahan bakar yang paling efektif adalah lava yang diambil menggunakan bucket (ember). Lava Bucket mampu membakar hingga 100 buah block.

Mencari makanan

Makanan bisa kita dapatkan dengan menghancurkan grass (rerumputan) di sekitar kita, nantinya kita akan mendapatkan seed yang bisa ditanam dan kemudian akan tumbuh sebagai wheat, wheat ini bisa kita olah menjadi roti untuk makanan, atau kita gunakan untuk breeding ternak dengan memberi makan sapi dan domba dengan wheat. Seed sendiri juga bisa kita gunakan untuk breeding ayam.

Bila kita beruntung kita akan menemukan berbagai hewan yang bisa dibunuh untuk diambil dagingnya, tetapi lebih baik bila hewan-hewan itu diternakkan supaya kita bisa selalu memiliki persediaan makanan.

Phon Oak dan Dark Oak akan memiliki kemungkinan untuk menjatuhkan Apple dari daun-daun yang mengalami decay (otomatis menghilang) setelah kita tebang pohonnya atau kita hancurkan secara manual.

Setelah kita memiliki stone tools dan persediaan makanan, berikutnya kita bisa benar-benar memulai kisah survival kita. Entah itu mulai membangun tempat tinggal atau bertualang terlebih dahulu untuk mencari tempat yang lebih cocok untuk ditinggali.


Dipublikasikan oleh ellementalMC dalam kategori Games pada tanggal Sep 29, 2016
Tags : ,


www.000webhost.com