UFO, Artikel Di Kompasiana Dan Pengalaman Saya


ilustrasi ufo

Ilustrasi

Beberapa waktu lalu pak Nur Agustinus dari BETA-UFO membagikan sebuah artikel pada halaman group Facebook BETA-UFO, artikelnya diambil dari sebuah rubrik online Kompasiana dengan judul Masya Allah, Saya Melihat UFO! yang menceritakan mengenai pengalaman penulis melihat sebuah benda misterius (UFO) bersama beberapa orang teman di masa kecilnya.

Teringat pengalaman pribadi

Setelah saya membaca artikel ini, ternyata pengalaman yang dialami oleh penulis, mengingatkan saya pada pengalaman yang pernah saya alami beberapa tahun lalu. Satu hal yang paling saya ingat adalah penampilan dari UFO tersebut yang berupa cahaya berwarna merah, bedanya menurut pengakuan si penulis, beliau menyaksikan benda ini sempat turun dan digambarkan sebagai sedang landing dan bisa melihat lebih detil benda itu.

Artikel dari pengalaman saudara Sigit Kamseno bisa dibaca di sini : Masya Allah, Saya Melihat UFO!

First Encounter

Berbeda dengan yang saya alami, saya hanya melihat sebuah cahaya berwarna merah terang yang terbang melintas. Peristiwa pertama yang pernah saya alami dan paling saya ingat adalah ketika saya masih kecil. Ketika itu saya sedang digendong oleh ayah saya di depan rumah. Tiba-tiba di langit saya melihat sebuah cahaya berwarna merah terang melintas dengan cepat dari selatan ke utara, dengan arah yang lurus sampai menghilang tertutup atap rumah tetangga.

Karena saya tidak tahu dan penasaran, saya bertanya pada ayah saya,

“Itu apa ?”

Ayah saya menjawab,

“Itu satelit”

Karena saya masih kecil dan tidak tahu apa-apa, maka saya percaya bahwa itu namanya satelit, meskipun saya ketika itu tidak tahu yang namanya satelit itu apa.

Second Encounter

Peristiwa berikutnya terjadi ketika saya berumur 17 tahun. ketika itu bulan Desember tahun 2000, malam hari, saya sedang bersantai di depan rumah. Tiba-tiba saya melihat cahaya berwarna merah terang bergerak dari selatan ke arah utara. Melihat cahaya merah ini, saya teringat masa kecil saya dulu dan saya masih berpikir bahwa benda itu adalah satelit.

Hingga kemudian suatu hal terjadi, yang membuktikan bahwa apa yang selama ini saya pikirkan mengenai benda bercahaya merah terang itu ternyata tidak benar.
Benda itu berhenti secara tiba-tiba, tanpa perlambatan. Dari kecepatan terbangnya hingga berhenti total hanya dalam waktu sepersekian detik, secepat mata berkedip.
Ini tidak mungkin.
Satu benda terbang yang saya tahu bisa berhenti di udara adalah helikopter, tetapi helikopter pun harus melambat dulu sebelum bisa berhenti di udara, sementara benda ini sama sekali tidak mengalami perlambatan.
Dia berhenti tiba-tiba.

Benda itu berhenti hanya selama kira-kira tiga hingga empat detik, kemudian bergerak lagi membentuk sudut hampir 90 derajat ke arah Barat, dan lagi-lagi …
Tanpa percepatan.
Dari kondisi kecepatan nol, hingga kecepatan terbang normal secepat mata berkedip. Benda itu terbang ke arah barat hingga tak terlihat tertutup atap rumah saya yang menghadap ke timur.

Publikasi Media Massa

Dua hari setelah peristiwa itu, saya masih memikirkan mengenai benda merah yang saya lihat, hingga akhirnya saya mendapati koran langganan ayah saya di meja teras rumah.
Masih saya ingat betul posisi artikelnya pada halaman pertama di pojok kanan bawah, sebuah judul besar tertulis :
Tuangali! Ada Apa Ley Ini Kang, UFO Mendarat Di Manado

Artikel pada koran itu semakin membuat otak saya berputar, karena sejak dulu saya tidak pernah berpikir mengenai UFO, dan bagi saya UFO adalah hal fiktif. Tetapi peristiwa yang saya alami mengubah pandangan saya terhadap fenomena ini. Selain itu obyek yang saya amati terakhir terlihat ke arah Barat, sementara Manado berada di Sulawesi Utara, pulau di sebelah timur Kalimantan. Entah mungkin sebelumnya benda yang sama bergerak kesana-kemari hingga akhirnya mendarat di Manado, atau mungkin ada UFO lain yang mendarat di Manado, sementara yang saya amati bergerak ke arah lain. Deskripsi UFO yang mendarat di artikel itu mirip seperti benda yang saya lihat, yaitu berwarna merah menyala.

Pengalaman di atas saya alami di kota kelahiran saya, Jember, Jawa Timur.

Mulai mengumpulkan informasi

Rasa penasaran saya yang terpendam akhirnya bisa teratasi, ketika saya mulai kuliah, tahun 2004, saat itu saya baru mengenal dunia maya, saya baru bisa menikmati internet meskipun saat itu masih mengakses dari warnet dengan kecepatan yang super .. rata-rata 5-6 KB/s .. dan hal yang biasa saya lakukan saat itu adalah mencari artikel mengenai UFO dan download wallpaper anime untuk mempercantik wallpaper desktop komputer saya .. hehehe .. Terutama setelah saya bisa mengakses internet sendiri dari tempat kos, saya mulai sering mencari informasi mengenai UFO, meskipun beberapa diantaranya ternyata adalah hoax dan membuat saya membiasakan diri untuk menelusuri informasi untuk sebisa mungkin menghindari informasi hoax ..ini penting..
Pengalaman di atas juga yang membuat saya memutuskan untuk bergabung di grup Facebook BETA-UFO beberapa tahun lalu, forum UFO Reseach Network, dan grup Facebook Indonesian UFO Hunters.


Dipublikasikan oleh theangelwing dalam kategori UFO pada tanggal Dec 22, 2016


www.000webhost.com